Selasa, 15 April 2014

MAKALAH BENTUK BATANG, ARAH TUMBUH, PERMUKAAN DAN MODIFIKASI BATANG ... :)



LAPORAN PRAKTIKUM IV

MORFOLOGI TUMBUHAN
(ABKC 2203)

BENTUK BATANG, ARAH TUMBUH,
PERMUKAAN DAN MODIFIKASI BATANG

DOSEN PENGASUH :
Dra. Hj. SRI AMINTARTI, M.Si

ASISTEN DOSEN :
RUSMALINA
WARDAH

DISUSUN OLEH:
AZIZA MIR’ATIL HAYATI
 (A1C213017)
KELOMPOK I A

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI
JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN IPA
FAKULTAS KEGURUAN DAN PENDIDIKAN
UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
BANJARMASIN
MARET
2014


PRAKTIKUM IV

Topik               : Bentuk Batang, Arah Tumbuh, Permukaan Dan Modifikasi Batang
Tujuan             : Untuk mengetahui bermacam-macam bentuk batang, arah tumbuh   batang, permukaan dan modifikasinya.
Hari/Tanggal   :  Kamis / 20 Maret 2014
Tempat            :  Laboratorium Biologi FKIP UNLAM Banjarmasin

I.           ALAT DAN BAHAN
        Alat         : 1. Baki/nampan
                          2. Pisau/cutter
                          3. Alat tulis

        Bahan      : 1. Rumput Teki (Cyperus rotundus)
                          2. Mendong (Fimbrystilis sp)
                          3. Pisang (Musa paradisiaca L.)
                          4. Kembang Telang (Clitoria ternatea L.)
                          5. Sirih (Piper bitle L.)
                          6. Bambu (Bambusa sp)
                          7. Kaktus (Opuntia vulgaris)
                          8. Pepaya (Carica papaya L.)
                          9. Jambu Biji (Psidium guajava L.)
                        10. Cemara (Casuarina equisetifolia L.)
                        11. Ketapang (Terminalia catappa L.)
                        12. Bogenvil (Bougainvillea spectabilis)

II.        CARA KERJA
A. Mengamati dan menentukan: 
1.          Habitus keseluruhan: herba, herba berkayu, perdu, rumput-rumputan, teki-tekian.
2.          Tipe batang: herbaceous, berkayu, batang rumput, batang mendong.
3.          Bentuk batang: bulat, persegi, pipih.
4.          Permukaan batang: licin, berusuk, bersayap, berambut, berduri dll.
5.          Arah tumbuh batang: tegak lurus, menggantung, berbaring, menjalar, membelit, memanjat, condong, mengangguk.
6.          Tipe percabangan: monopodial, simpodial, dikotom.
7.          Arah tumbuh batang.
B.     Menggambar hasil pengamatan.

III.     TEORI DASAR
              Batang merupakan bagian tubuh tumbuhan yang sangat penting, dan mengingat tempat serta kedudukan batang bagi tubuh tumbuhan, batang adalah sumbu tubuh tumbuhan.
              Sifat-sifat batang antara lain sebagai berikut:
a.       Berbentuk panjang bulat seperti silinder atau dapat pula berbentuk lain, tetapi selalu bersifat aktinomorf.
b.      Terdiri atas ruas-ruas yang masing-masing dibatasi oleh buku-buku dan tiap buku-buku terdapat daun.
c.       Tumbuhnya ke atas menuju cahaya/ bersifat fototrof atau heliotrop.
d.      Bertambah panjang diujung.
e.       Mengadakan percabangan dan selama hidupnya tumbuhan tidak digugurkan kecuali cabang atau ranting yang kecil.
f.       Tidak berwarna hijau kecuali pada tumbuhan yang umurnya pendek.
              Fungsi batang bagi tumbuhan:
a.       Mendukung bagian-bagian tumbuhan yang ada di atas tanah.
b.      Memperluas asimilasi.
c.       Jalan pengangkutan air dan zat-zat makanan dari bawah ke atas dan jalan pengangkutan hasil-hasil asimilasi dari atas ke bawah.
d.      Tempat penimbunan zat-zat makanan cadangan.
              Tumbuhan dibedakan tumbuhan berbatang jelas dan tidak berbatang.
              Tumbuhan berbatang jelas:
1.      Batang basah (herbaceus)
2.      Batang berkayu (lignosus)
3.      Batang rumput (calmus)
4.      Batang mendong (calamus)
              Macam-macam bentuk batang:
a.       Bulat (teres).
b.      Bersegi (angularis)
c.       Pipih.
              Macam-macam permukaan batang:
a.       Licin (laevis).
b.      Berusuk (costatus).
c.       Beralur (sulcatus).
d.      Bersayap (alatus).
e.       Berambut (pilesus).
f.       Berduri (spinosus).
g.      Memperlihatkan bekas-bekas daun.
h.      Memperlihatkan bekas-bekas daun penumpu.
i.        Memperlihatkan banyak lentisel.
j.        Keadaan-keadaan lain, misalnya lepasnya kerak.
Arah tumbuh batang dibedakan 8 macam:
1.      Tegak lurus (erectus)
2.      Menggantung (dependens, pendulus)
3.      Berbaring (humifusus)
4.      Menjalar atau merayap (repens)
5.      Serong ke atas atau condong (ascendes)
6.      Mengangguk (nutans)
7.      Memanjat (scandens)
8.      Membelit (volubilis)
·         Membelit ke kiri (sinistrorsum volubilis)
·         Membelit ke kanan (dextorsum volubilis)
              Percabangan dibedakan:
1.      Percabangan monopodial.
2.      Percabangan simpodial.
3.      Percabangan dikotom/ menggarpu.
              Arah tumbuh cabang dibedakan:
a.       Tegak (fastigiatus)
b.      Condong ke atas (patens)
c.       Mendatar (horizontalis)
d.      Terkulai (declinatus)
e.       Bergantung (pendulus)

 

IV.  HASIL PENGAMATAN

                                                                                                                             Tabel hasil pengamatan
No
Nama Spesies
Habitus
Tipe Batang
Bentuk Batang
Permukaan Batang
Arah Tumbuh Batang
Tipe Percabangan
1.
Rumput teki (Cyperus rotundus)
Teki-tekian
Calmus
Segitiga
Licin
Tegak lurus
Monopodial
2.
Mendong (Fimbrystilis sp.)
Semak
Calamus
Segitiga
Licin
Tegak lurus
Monopodial
3.
Pisang (Musa paradisiaca)
Herba
Herbaceous
Bulat
Licin
Tegak lurus
Monopodial semu
4.
Kembang telang (Clitoria ternatea L.)
Semak
Herbaceous
Bulat
Berambut halus
Membelit ke kiri
Monopodial semu
5.
Sirih (Piper betle L.)
Herba
Herbaceous
Bulat
Beralur
Memanjat
Monopodial
6.
Bambu (Bambusa sp.)
Perdu
Berkayu
Bulat
Licin
Tegak lurus
Monopodial
7.
Kaktus (Opuntia vulgaris)
Herba
Herbaceous
Pipih
Berduri
Tegak lurus
Monopodial
8.
Pepaya (Carica papaya L.)
Herba berkayu
Herbaceous
Bulat
Bekas-bekas daun
Tegak lurus
Monopodial
9.
Jambu biji (Psidium guajava L.)
Berkayu
Berkayu
Bulat
Lepasnya kerak
Tegak lurus
Dikotom
10.
Cemara (Casuarina equisetifolia L.)
Berkayu
Berkayu
Bulat
Kasar
Tegak lurus
Monopodial
11.
Ketapang (Terminalia catappa L.)
Berkayu
Berkayu
Bulat
Kasar
Tegak lurus
Monopodial
12.
Bogenvil (Bougainvillea spectabilis)
Berkayu
Berkayu
Bulat
Kasar dan berduri
Memanjat pada duri
Monopodial

V.       ANALISIS DATA
1.      Rumput Teki (Cyperus rotundus)
Klasifikasi
Kingdom       : Plantae
Divisio           : Magnoliophyta
Classis            : Liliopsida
Subclassis      : Commonellidae
Ordo                          : Cyperales
Familia           : Cyperaceae
Genus                        : Cyperus
Spesies           : Cyperus rotundus
(Cronquist 1981)
Berdasarkan hasil pengamatan, diketahui bahwa rumput teki berhabitus teki-tekian dengan tipe batang, yaitu calamus. Bentuk batangnya adalah segitiga dengan permukaan batang yang licin. Rumput teki mempunyai arah tumbuh batang yang tegak lurus, dan tipe percabanganan yang monopodial.
2.      Mendong (Fimbrystilis sp)
Klasifikasi
Kingdom       : Plantae
Divisio           : Magnoliophyta
Classis            : Liliopsida
Sub Classis    : Commenilidae
Ordo              : Cyperales
Familia           : Cyparaceaea
Genus                        : Fimbrystilis
Spesies           : Fimbrystilis sp
(Cronquist.1981)
Menurut hasil pengamatan,  mendong (Fimbrystilis sp) berhabitus semak dengan tipe batang, yaitu calamus. Bentuk batangnya adalah segitiga dengan permukaan batang yang licin. mendong mempunyai arah tumbuh batang yang tegak lurus, dan tipe percabanganan yang monopodial. 
3.      Pisang (Musa paradisiaca L.)
Klasifikasi
Kingdom       : Plantae
Divisio           : Magnoliophyta
Classis            : Liliopsida
Ordo              : Zingiberales  
Familia           : Musaceae
Genus                        : Musa
Spesies           : Musa paradisiaca L.
(Steenis.2002)
Menurut hasil pengamatan,  tanaman pisang (Musa paradisiaca L.) berhabitus herba dengan tipe batang, yaitu herbaceous. Bentuk batangnya adalah bulat dengan permukaan batang yang licin. Batang tanaman pisang mempunyai arah tumbuh batang yang tegak lurus, dan tipe percabanganan yang monopodial semu.
4.      Kembang Telang (Clitoria ternatea L.)
Klasifikasi
Divisio           : Magnoliophyta
Classis            : Liliopsida
Sub Classis    : Rosiidae
Ordo              : Rosales
Familia           : Rapilionaceae
Genus                        : Clitoria
Species           : Clitoria ternatea L.  
(Cronquist.1981)
Berdasarkan hasil pengamatan,  kembang telang (Clitoria ternatea L.)  berhabitus semak dengan tipe batang, yaitu herbaceous. Bentuk batangnya adalah bulat dengan permukaan batang yang berambut halus. Kembang telang mempunyai arah tumbuh batang yang membelit, dan tipe percabanganan yang monopodial semu. 
5.      Sirih (Piper bitle L.)
Klasifikasi
Kingdom       : Plantae
Divisio           : Magnoliophyta
Classis            : Magnoliopsida
Sub Classis    : Magnoliidae
Ordo              : Piperales
Familia           : Piperaceae
Genus                        : Piper
Species           : Piper betle L.
(Steenis.2002)
Berdasarkan hasil pengamatan,  Sirih (Piper betle L.)  berhabitus semak dengan tipe batang, yaitu herbaceous. Bentuk batangnya adalah bulat dengan permukaan batang yang beralur. Tanaman sirih  mempunyai arah tumbuh batang yang memanjat, dan tipe percabanganan yang monopodial.
6.      Bambu (Bambusa sp)
Klasifikasi
Kingdom       : Plantae
Divisio           : Magnoliophyta
Classis            : Liliopsida
Sub Classis    : Commelinidae
Ordo              : Cyperales
Familia           : Poaceae
Genus                        : Bambusa
Species           : Bambusa sp.
(Cronquist. 1981)
Berdasarkan hasil pengamatan,  Bambu (Bambusa sp.)  berhabitus perdu dengan tipe batang, yaitu lignosus. Bentuk batangnya adalah bulat dengan permukaan batang yang licin. Bambu  mempunyai arah tumbuh batang yang tegak lurus, dan tipe percabanganan yang monopodial. 

7.      Kaktus (Opuntia vulgaris)
Klasifikasi
Kingdom       : Plantae
Divisio           : Magnoliphyta
Classis            : Magnoliopsida
Ordo              : Caryophylales          
Familia           : Cartoceae
Genus                        : Opuntia
Spesies           : Opuntia vulgaris
(Steenis. 2002)
Berdasarkan hasil pengamatan,  kaktus (Opuntia vulgaris)  berhabitus herba dengan tipe batang, yaitu herbaceous. Bentuk batangnya adalah pipih dengan permukaan batang yang berduri. kaktus mempunyai arah tumbuh batang yang tegak lurus, dan tipe percabanganan yang monopodial. 
8.      Pepaya (Carica papaya L.)
Klasifikasi
Kingdom       : Plantae
Divisio           : Magnoliophyta
Classis            : Magnoliopsida
Sub Classis    : Dilleniidae
Ordo              : Violales
Familia           : Caricaceae
Genus                        : Carica
Spesies           : Carica papaya L.
(Steenis. 2002)
Berdasarkan hasil pengamatan,  pepaya (Carica papaya L.)  berhabitus herba berkayu dengan tipe batang, yaitu herbaceous. Bentuk batangnya adalah bulat dengan permukaan batang yang memperlihatkan bekas daun. Tanaman pepaya mempunyai arah tumbuh batang yang tegak lurus, dan tipe percabanganan yang monopodial. 

9.      Jambu Biji (Psidium guajava L.)
Klasifikasi
Kingdom       : Plantae
Divisio           : Magnoliophyta
Classis            : Magnoliopsida
Sub Classis    : Rosiidae
Ordo              : Myrtales
Familia           : Myrtaceae
Genus                        : Psidium
Species           : Psidium guajava L.
(Steenis.2002)
Berdasarkan hasil pengamatan, Tanaman jambu biji  (Psidium guajava L.)  habitusnya berkayu dengan tipe batang, yaitu berkayu. Bentuk batangnya adalah bulat dengan permukaan batang yang memperlihatkan lepasnya kerak. Tanaman jambu biji mempunyai arah tumbuh batang yang tegak lurus, dan tipe percabanganan yang simpodial. 

10.  Cemara (Casuarina equisetifolia L.)
Klasifikasi
Kingdom       : Plantae
Divisio           : Magnoliophyta
Classis            : Magnoliopsida
Sub Classis    : Hamamelidae
Ordo              : Casuarinales
Familia           : Casuarinaceae
Genus                        : Casuarina
Species           : Casuarina equisetafolia L.
(Cronquist. 1981)
Berdasarkan hasil pengamatan, Cemara  (Casuarina equisetafolia L.)  habitusnya berkayu dengan tipe batang yang berkayu. Bentuk batangnya adalah bulat dengan permukaan batang yang kasar. Cemara mempunyai arah tumbuh batang yang tegak lurus, dan tipe percabanganan yang monopodial. 

11.  Ketapang (Terminalia catappa L.)
Klasifikasi
Kingdom       : Plantae
Divisio           : Magnoliophyta
Classis            : Magnoliopsida
Sub Classis    : Rosiidae
Ordo              : Myrtales
Familia           : Combretaceae
Genus             : Terminalia
Species           : Terminalia catappa L.
(Cronquist. 1981)
Menurut hasil pengamatan, Ketapang (Terminalia catappa L.)  habitusnya berkayu dengan tipe batang yang juga berkayu. Bentuk batangnya adalah bulat dengan permukaan batang yang kasar. Ketapang mempunyai arah tumbuh batang yang tegak lurus, dan tipe percabanganan yang monopodial. 

12.  Bogenvil (Bougainvillea spectabilis)
Klasifikasi
Kingdom       : Plantae
Divisio           : Magnoliophyta
Classis            : Magnoliopsida
Sub Classis    : Caryophyllidae
Ordo              : Carryophyllales
Familia           : Nyctaginaceae
Genus                        : Bougainvillea
Species           : Bougainvillea spectabilis      
(Cronquist. 1981)
Menurut hasil pengamatan, Bogenvil (Bougainvillea spectabilis)  habitusnya berkayu dengan tipe batang yang juga berkayu. Bentuk batangnya adalah bulat dengan permukaan batang yang kasar dan berduri. Tanaman bogenvil mempunyai arah tumbuh batang yang condong, dan tipe percabanganan yang simpodial.


VI.             KESIMPULAN 
1.      Batang pada tumbuhan dibedakan menjadi 4, yaitu : batang basah (herbaceous), batang berkayu (lignosus), batang rumput (calmus) dan mendong (calamus).
2.      Tumbuhan yang memiliki tipe batang basah (herbaceous) yaitu : Pisang (Musa paradisiaca L.), Pepaya (Carica papaya), kembang telang (Clitoria ternatea), sirih (Piper betle) dan Kaktus (Opuntia vulgaris).
3.      Tanaman yang memiliki tipe batang berkayu yaitu jambu biji (Psidium guajava L.), cemara (Casuarina equisetifolia L.), ketapang (Terminalia catappa L.), dan bogenvil (Bougainvillea spectabilis).
4.      Tanaman yang memiliki tipe batang rumput yaitu Rumput teki (Cyperus rotundus).
5.      Tanaman yang memiliki tipe batang mendong yaitu Mendong (Fimbrystilis sp)
6.      Batang ada yang berbentuk bulat, bersegi, dan ada pula yang pipih.
7.      Permukaan batang ada yang licin, kasar, beralur, berambut halus, berduri, memperlihatkan bekas daun, dan memperlihatkan lepasnya kerak.
8.      Macam-macam arah tumbuh batang yang terlihat pada tanaman-tanaman dalam pengamatan ini adalah tegak lurus, membelit, memanjat, dan condong
9.      Tipe percabangan ada yang monopodial, monopodial semu, dan dikotom.


VII.          DAFTAR PUSTAKA         

Amintarti, Sri. 2014. Penuntun Praktikum Morfologi Tumbuhan. Banjarmasin : Usaha Batang PMIPA FKIP Unlam
Anonim a. 2014. http://www.weedmapper.org/cyropicture.htm. Diakses pada 22 Maret 2014.
Anonim b. 2014. http://hospiratech.com/fimbristylis-miliacea&page=6 Diakses pada 22 Maret 2014.
Anonim c. 2014. http://ar.wikipedia.org/wiki/Musa_paradisiaca _Principe_ Real.jpg. Diakses pada 22 Maret 2014.
Anonim e. 2014. http://www.visoflora.com/photos-nature/piper-betle.html Diakses pada 22 Maret 2014.
Anonim f. 2014. http://www.bambooflorida.com/availability.html Diakses pada 22 Maret 2014.
Anonim g. 2014. http://gardenbreizh.org/photos/nabik/photo-117850.html Diakses pada 22 Maret 2014.
Anonim h. 2014. http://archive.kaskus.us/thread/5020282 Diakses pada 22 Maret 2014.
Anonim i. 2014. http://www.saajan.be/Saajan.Bomen.htm Diakses pada 22 Maret 2014.
Anonim k. 2014. http://www.backyardnature.net/yucatan/almond-t.htm Diakses pada 22 Maret 2014.
Anonim l. 2014. http://cae2k.com/photos-of-joy-0/bougainvillea-spectabilis. html Diakses pada 22 Maret 2014.
Dasuki, Undang Ahmad. 1994. Sistematik tumbuhan Tinggi. Pusat Antar Universitas Bidang Ilmu Hayati. Bandung :  ITB.
Tjitrosoepomo, Gembong. 2014. Morfologi Tumbuhan. Yogyakarta: Gadjah
Mada University Press.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar