LAPORAN PRAKTIKUM IV
MORFOLOGI TUMBUHAN
(ABKC 2203)
“ BENTUK BATANG, ARAH TUMBUH,
PERMUKAAN DAN MODIFIKASI BATANG “
DOSEN PENGASUH :
Dra. Hj. SRI AMINTARTI, M.Si
ASISTEN DOSEN :
RUSMALINA
WARDAH
DISUSUN OLEH:
AZIZA MIR’ATIL HAYATI
(A1C213017)
KELOMPOK I A
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI
JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN IPA
FAKULTAS KEGURUAN DAN PENDIDIKAN
UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
BANJARMASIN
MARET
2014
PRAKTIKUM IV
Topik : Bentuk Batang,
Arah Tumbuh, Permukaan Dan Modifikasi Batang
Tujuan : Untuk mengetahui
bermacam-macam bentuk batang, arah tumbuh
batang, permukaan dan modifikasinya.
Hari/Tanggal : Kamis / 20 Maret 2014
Tempat : Laboratorium Biologi FKIP UNLAM Banjarmasin
I.
ALAT DAN
BAHAN
Alat : 1. Baki/nampan
2. Pisau/cutter
3. Alat tulis
Bahan : 1. Rumput Teki (Cyperus rotundus)
2. Mendong (Fimbrystilis sp)
3. Pisang (Musa paradisiaca L.)
4. Kembang Telang (Clitoria ternatea L.)
5. Sirih (Piper
bitle L.)
6. Bambu (Bambusa
sp)
7. Kaktus (Opuntia vulgaris)
8. Pepaya (Carica papaya L.)
9. Jambu Biji (Psidium guajava L.)
10. Cemara (Casuarina equisetifolia L.)
11. Ketapang (Terminalia catappa L.)
12. Bogenvil (Bougainvillea spectabilis)
II.
CARA KERJA
A. Mengamati dan menentukan:
1.
Habitus
keseluruhan: herba, herba berkayu, perdu, rumput-rumputan, teki-tekian.
2.
Tipe
batang: herbaceous, berkayu, batang rumput, batang mendong.
3.
Bentuk
batang: bulat, persegi, pipih.
4.
Permukaan
batang: licin, berusuk, bersayap, berambut, berduri dll.
5.
Arah
tumbuh batang: tegak lurus, menggantung, berbaring, menjalar, membelit,
memanjat, condong, mengangguk.
6.
Tipe percabangan: monopodial, simpodial, dikotom.
7.
Arah
tumbuh batang.
B.
Menggambar hasil pengamatan.
III. TEORI DASAR
Batang
merupakan bagian tubuh tumbuhan yang sangat penting, dan mengingat tempat serta
kedudukan batang bagi tubuh tumbuhan, batang adalah sumbu tubuh tumbuhan.
Sifat-sifat batang antara lain sebagai berikut:
a. Berbentuk panjang bulat seperti silinder
atau dapat pula berbentuk lain, tetapi selalu bersifat aktinomorf.
b. Terdiri atas ruas-ruas yang masing-masing
dibatasi oleh buku-buku dan tiap buku-buku terdapat daun.
c. Tumbuhnya ke atas menuju cahaya/ bersifat
fototrof atau heliotrop.
d.
Bertambah panjang diujung.
e.
Mengadakan percabangan dan selama hidupnya tumbuhan
tidak digugurkan kecuali cabang atau ranting yang kecil.
f. Tidak berwarna hijau kecuali pada tumbuhan
yang umurnya pendek.
Fungsi
batang bagi tumbuhan:
a. Mendukung bagian-bagian tumbuhan yang ada
di atas tanah.
b. Memperluas asimilasi.
c. Jalan pengangkutan air dan zat-zat makanan
dari bawah ke atas dan jalan pengangkutan hasil-hasil asimilasi dari atas ke
bawah.
d. Tempat penimbunan zat-zat makanan
cadangan.
Tumbuhan
dibedakan tumbuhan berbatang jelas dan tidak berbatang.
Tumbuhan
berbatang jelas:
1.
Batang basah (herbaceus)
2.
Batang berkayu (lignosus)
3.
Batang rumput (calmus)
4.
Batang mendong (calamus)
Macam-macam bentuk batang:
a.
Bulat (teres).
b. Bersegi
(angularis)
c. Pipih.
Macam-macam
permukaan batang:
a.
Licin (laevis).
b.
Berusuk (costatus).
c.
Beralur (sulcatus).
d.
Bersayap (alatus).
e.
Berambut (pilesus).
f.
Berduri (spinosus).
g.
Memperlihatkan bekas-bekas daun.
h. Memperlihatkan bekas-bekas daun penumpu.
i.
Memperlihatkan banyak lentisel.
j.
Keadaan-keadaan
lain, misalnya lepasnya kerak.
Arah tumbuh
batang dibedakan 8 macam:
1.
Tegak lurus (erectus)
2.
Menggantung (dependens,
pendulus)
3.
Berbaring (humifusus)
4.
Menjalar atau merayap (repens)
5.
Serong ke atas atau condong (ascendes)
6.
Mengangguk (nutans)
7.
Memanjat (scandens)
8. Membelit (volubilis)
·
Membelit
ke kiri (sinistrorsum volubilis)
·
Membelit
ke kanan (dextorsum volubilis)
Percabangan
dibedakan:
1.
Percabangan
monopodial.
2. Percabangan simpodial.
3.
Percabangan dikotom/ menggarpu.
Arah tumbuh cabang dibedakan:
a.
Tegak (fastigiatus)
b.
Condong ke atas (patens)
c.
Mendatar (horizontalis)
d.
Terkulai (declinatus)
e.
Bergantung (pendulus)
IV. HASIL PENGAMATAN
Tabel hasil pengamatan
|
No
|
Nama Spesies
|
Habitus
|
Tipe Batang
|
Bentuk Batang
|
Permukaan Batang
|
Arah Tumbuh Batang
|
Tipe Percabangan
|
|
1.
|
Rumput teki (Cyperus
rotundus)
|
Teki-tekian
|
Calmus
|
Segitiga
|
Licin
|
Tegak lurus
|
Monopodial
|
|
2.
|
Mendong (Fimbrystilis
sp.)
|
Semak
|
Calamus
|
Segitiga
|
Licin
|
Tegak lurus
|
Monopodial
|
|
3.
|
Pisang (Musa paradisiaca)
|
Herba
|
Herbaceous
|
Bulat
|
Licin
|
Tegak lurus
|
Monopodial semu
|
|
4.
|
Kembang telang (Clitoria ternatea L.)
|
Semak
|
Herbaceous
|
Bulat
|
Berambut halus
|
Membelit ke kiri
|
Monopodial semu
|
|
5.
|
Sirih (Piper betle L.)
|
Herba
|
Herbaceous
|
Bulat
|
Beralur
|
Memanjat
|
Monopodial
|
|
6.
|
Bambu (Bambusa sp.)
|
Perdu
|
Berkayu
|
Bulat
|
Licin
|
Tegak lurus
|
Monopodial
|
|
7.
|
Kaktus (Opuntia vulgaris)
|
Herba
|
Herbaceous
|
Pipih
|
Berduri
|
Tegak lurus
|
Monopodial
|
|
8.
|
Pepaya (Carica papaya L.)
|
Herba berkayu
|
Herbaceous
|
Bulat
|
Bekas-bekas daun
|
Tegak lurus
|
Monopodial
|
|
9.
|
Jambu biji (Psidium guajava L.)
|
Berkayu
|
Berkayu
|
Bulat
|
Lepasnya kerak
|
Tegak lurus
|
Dikotom
|
|
10.
|
Cemara (Casuarina equisetifolia L.)
|
Berkayu
|
Berkayu
|
Bulat
|
Kasar
|
Tegak lurus
|
Monopodial
|
|
11.
|
Ketapang (Terminalia catappa L.)
|
Berkayu
|
Berkayu
|
Bulat
|
Kasar
|
Tegak lurus
|
Monopodial
|
|
12.
|
Bogenvil (Bougainvillea spectabilis)
|
Berkayu
|
Berkayu
|
Bulat
|
Kasar dan berduri
|
Memanjat pada duri
|
Monopodial
|
V.
ANALISIS
DATA
1. Rumput Teki (Cyperus
rotundus)
Klasifikasi
Kingdom :
Plantae
Divisio :
Magnoliophyta
Classis : Liliopsida
Subclassis : Commonellidae
Ordo : Cyperales
Familia : Cyperaceae
Genus : Cyperus
Spesies : Cyperus
rotundus
(Cronquist 1981)
Berdasarkan hasil pengamatan, diketahui bahwa rumput
teki berhabitus teki-tekian dengan tipe batang, yaitu calamus. Bentuk batangnya
adalah segitiga dengan permukaan batang yang licin. Rumput teki mempunyai arah
tumbuh batang yang tegak lurus, dan tipe percabanganan yang monopodial.
2. Mendong (Fimbrystilis
sp)
Klasifikasi
Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliophyta
Classis : Liliopsida
Sub
Classis : Commenilidae
Ordo : Cyperales
Familia : Cyparaceaea
Genus : Fimbrystilis
Spesies : Fimbrystilis
sp
(Cronquist.1981)
Menurut hasil pengamatan, mendong (Fimbrystilis
sp) berhabitus semak dengan tipe batang, yaitu calamus. Bentuk batangnya adalah
segitiga dengan permukaan batang yang licin. mendong mempunyai arah tumbuh
batang yang tegak lurus, dan tipe percabanganan yang monopodial.
3. Pisang (Musa
paradisiaca L.)
Klasifikasi
Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliophyta
Classis : Liliopsida
Ordo : Zingiberales
Familia : Musaceae
Genus : Musa
Spesies : Musa
paradisiaca L.
(Steenis.2002)
Menurut
hasil pengamatan, tanaman pisang (Musa paradisiaca L.) berhabitus herba
dengan tipe batang, yaitu herbaceous. Bentuk batangnya adalah bulat dengan
permukaan batang yang licin. Batang tanaman pisang mempunyai arah tumbuh batang
yang tegak lurus, dan tipe percabanganan yang monopodial semu.
4.
Kembang Telang (Clitoria ternatea L.)
Klasifikasi
Divisio : Magnoliophyta
Classis : Liliopsida
Sub Classis : Rosiidae
Ordo : Rosales
Familia : Rapilionaceae
Genus : Clitoria
Species : Clitoria ternatea L.
(Cronquist.1981)
Berdasarkan hasil pengamatan, kembang telang (Clitoria ternatea L.) berhabitus semak dengan tipe batang, yaitu herbaceous.
Bentuk batangnya adalah bulat dengan permukaan batang yang berambut halus.
Kembang telang mempunyai arah tumbuh batang yang membelit, dan tipe
percabanganan yang monopodial semu.
5.
Sirih (Piper bitle L.)
Klasifikasi
Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliophyta
Classis : Magnoliopsida
Sub Classis : Magnoliidae
Ordo : Piperales
Familia : Piperaceae
Genus : Piper
Species : Piper betle L.
(Steenis.2002)
Berdasarkan
hasil pengamatan, Sirih (Piper betle L.) berhabitus semak dengan tipe batang, yaitu herbaceous.
Bentuk batangnya adalah bulat dengan permukaan batang yang beralur. Tanaman
sirih mempunyai arah tumbuh batang yang
memanjat, dan tipe percabanganan yang monopodial.
6.
Bambu (Bambusa sp)
Klasifikasi
Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliophyta
Classis : Liliopsida
Sub Classis : Commelinidae
Ordo : Cyperales
Familia : Poaceae
Genus : Bambusa
Species : Bambusa sp.
(Cronquist.
1981)
Berdasarkan
hasil pengamatan, Bambu (Bambusa sp.) berhabitus perdu dengan tipe batang, yaitu lignosus.
Bentuk batangnya adalah bulat dengan permukaan batang yang licin. Bambu mempunyai arah tumbuh batang yang tegak
lurus, dan tipe percabanganan yang monopodial.
7.
Kaktus (Opuntia vulgaris)
Klasifikasi
Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliphyta
Classis : Magnoliopsida
Ordo : Caryophylales
Familia
: Cartoceae
Genus : Opuntia
Spesies : Opuntia
vulgaris
(Steenis. 2002)
Berdasarkan
hasil pengamatan, kaktus (Opuntia vulgaris) berhabitus herba dengan tipe batang, yaitu herbaceous.
Bentuk batangnya adalah pipih dengan permukaan batang yang berduri. kaktus
mempunyai arah tumbuh batang yang tegak lurus, dan tipe percabanganan yang monopodial.
8.
Pepaya (Carica papaya L.)
Klasifikasi
Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliophyta
Classis : Magnoliopsida
Sub
Classis : Dilleniidae
Ordo : Violales
Familia : Caricaceae
Genus : Carica
Spesies : Carica
papaya L.
(Steenis. 2002)
Berdasarkan
hasil pengamatan, pepaya (Carica papaya L.) berhabitus herba berkayu dengan tipe batang,
yaitu herbaceous. Bentuk batangnya adalah bulat dengan permukaan batang yang
memperlihatkan bekas daun. Tanaman pepaya mempunyai arah tumbuh batang yang
tegak lurus, dan tipe percabanganan yang monopodial.
9.
Jambu Biji (Psidium guajava L.)
Klasifikasi
Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliophyta
Classis : Magnoliopsida
Sub Classis : Rosiidae
Ordo : Myrtales
Familia : Myrtaceae
Genus : Psidium
Species : Psidium guajava L.
(Steenis.2002)
Berdasarkan
hasil pengamatan, Tanaman jambu biji (Psidium
guajava L.) habitusnya berkayu
dengan tipe batang, yaitu berkayu. Bentuk batangnya adalah bulat dengan
permukaan batang yang memperlihatkan lepasnya kerak. Tanaman jambu biji
mempunyai arah tumbuh batang yang tegak lurus, dan tipe percabanganan yang
simpodial.
10.
Cemara (Casuarina equisetifolia L.)
Klasifikasi
Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliophyta
Classis : Magnoliopsida
Sub Classis : Hamamelidae
Ordo : Casuarinales
Familia : Casuarinaceae
Genus : Casuarina
Species : Casuarina equisetafolia L.
(Cronquist.
1981)
Berdasarkan
hasil pengamatan, Cemara (Casuarina
equisetafolia L.) habitusnya berkayu
dengan tipe batang yang berkayu. Bentuk batangnya adalah bulat dengan permukaan
batang yang kasar. Cemara mempunyai arah tumbuh batang yang tegak lurus, dan
tipe percabanganan yang monopodial.
11.
Ketapang (Terminalia catappa L.)
Klasifikasi
Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliophyta
Classis : Magnoliopsida
Sub Classis : Rosiidae
Ordo : Myrtales
Familia : Combretaceae
Genus : Terminalia
Species : Terminalia catappa L.
(Cronquist.
1981)
Menurut hasil
pengamatan, Ketapang (Terminalia catappa L.) habitusnya berkayu dengan tipe batang yang
juga berkayu. Bentuk batangnya adalah bulat dengan permukaan batang yang kasar.
Ketapang mempunyai arah tumbuh batang yang tegak lurus, dan tipe percabanganan
yang monopodial.
12.
Bogenvil (Bougainvillea spectabilis)
Klasifikasi
Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliophyta
Classis : Magnoliopsida
Sub Classis : Caryophyllidae
Ordo : Carryophyllales
Familia : Nyctaginaceae
Genus : Bougainvillea
Species : Bougainvillea spectabilis
(Cronquist.
1981)
Menurut hasil
pengamatan, Bogenvil (Bougainvillea spectabilis) habitusnya berkayu dengan tipe batang yang
juga berkayu. Bentuk batangnya adalah bulat dengan permukaan batang yang kasar
dan berduri. Tanaman bogenvil mempunyai arah tumbuh batang yang condong, dan
tipe percabanganan yang simpodial.
VI.
KESIMPULAN
1.
Batang pada tumbuhan dibedakan menjadi 4, yaitu :
batang basah (herbaceous), batang berkayu (lignosus), batang rumput (calmus) dan
mendong (calamus).
2.
Tumbuhan yang memiliki tipe batang basah (herbaceous)
yaitu : Pisang (Musa paradisiaca L.),
Pepaya (Carica papaya), kembang
telang (Clitoria ternatea), sirih (Piper betle) dan Kaktus (Opuntia vulgaris).
3.
Tanaman yang memiliki tipe batang
berkayu yaitu jambu biji (Psidium guajava
L.), cemara (Casuarina equisetifolia
L.), ketapang (Terminalia catappa
L.), dan bogenvil (Bougainvillea
spectabilis).
4.
Tanaman yang memiliki tipe batang rumput
yaitu Rumput teki (Cyperus rotundus).
5.
Tanaman yang memiliki tipe batang mendong
yaitu Mendong (Fimbrystilis sp)
6.
Batang ada yang berbentuk bulat,
bersegi, dan ada pula yang pipih.
7.
Permukaan batang ada yang licin, kasar,
beralur, berambut halus, berduri, memperlihatkan bekas daun, dan memperlihatkan
lepasnya kerak.
8.
Macam-macam arah tumbuh batang yang
terlihat pada tanaman-tanaman dalam pengamatan ini adalah tegak lurus,
membelit, memanjat, dan condong
9.
Tipe percabangan ada yang monopodial,
monopodial semu, dan dikotom.
VII. DAFTAR PUSTAKA
Amintarti, Sri. 2014. Penuntun Praktikum Morfologi Tumbuhan. Banjarmasin : Usaha Batang PMIPA FKIP Unlam
Anonim a. 2014. http://www.weedmapper.org/cyropicture.htm.
Diakses pada 22 Maret 2014.
Anonim b. 2014. http://hospiratech.com/fimbristylis-miliacea&page=6
Diakses pada 22 Maret 2014.
Anonim c. 2014. http://ar.wikipedia.org/wiki/Musa_paradisiaca
_Principe_ Real.jpg. Diakses pada 22 Maret 2014.
Anonim d. 2014. http://infohidupsehat.blogspot.com/2010/05/kembang-teleng-clitoria-ternatea-l.html
Diakses pada 22 Maret 2014.
Anonim e. 2014. http://www.visoflora.com/photos-nature/piper-betle.html
Diakses pada 22 Maret 2014.
Anonim f. 2014. http://www.bambooflorida.com/availability.html
Diakses pada 22 Maret 2014.
Anonim g. 2014. http://gardenbreizh.org/photos/nabik/photo-117850.html
Diakses pada 22 Maret 2014.
Anonim h. 2014. http://archive.kaskus.us/thread/5020282 Diakses
pada 22 Maret 2014.
Anonim i. 2014. http://www.saajan.be/Saajan.Bomen.htm Diakses
pada 22 Maret 2014.
Anonim j. 2014. http://soundsunsonsand.blogspot.com/2010/12/bunga-mawar-dan-pohon-cemara.html
Diakses pada 22 Maret 2014.
Anonim k. 2014. http://www.backyardnature.net/yucatan/almond-t.htm Diakses pada 22 Maret 2014.
Anonim l. 2014. http://cae2k.com/photos-of-joy-0/bougainvillea-spectabilis.
html Diakses pada 22 Maret 2014.
Dasuki,
Undang Ahmad. 1994. Sistematik tumbuhan
Tinggi. Pusat Antar Universitas Bidang Ilmu Hayati. Bandung :
ITB.
Tjitrosoepomo,
Gembong. 2014. Morfologi
Tumbuhan. Yogyakarta: Gadjah
Mada
University Press.